Kumpulan Jawaban Tugas dan Diskusi UT terbaru

 Jawaban lengkap wa +62 831-5593-0660

a

Tugas Tutorial 2 SPTP4006

 

Latar Belakang:

 

Pada masa pandemi dan pasca-pandemi, berbagai media nasional seperti Jakarta post memberitakan bahwa banyak mahasiswa merasa pembelajaran daring di perguruan tinggi hanya sebatas unggah materi dan pemberian tugas. Peserta didik mengeluhkan kurangnya interaksi, diskusi tidak hidup, serta minimnya umpan balik dari dosen.

Menurut survei yang dilaporkan oleh The Jakarta Post, sekitar 80 % siswa melaporkan sedikit atau tidak ada interaksi langsung dengan tenaga pengajar selama pembelajaran daring, di mana banyak pengajar hanya menggunakan platform digital untuk memberikan tugas tanpa tatap muka atau diskusi bermakna.

Fenomena ini menunjukkan bahwa banyak praktik pembelajaran daring belum memenuhi prinsip interaksi sebagaimana dikemukakan Moore (1989), serta belum memanfaatkan LMS secara optimal sebagai ruang belajar kolaboratif.

Di sisi lain, Gerakan Pendidikan Terbuka (Open Education Movement) mendorong pemanfaatan Open Educational Resources (OER) untuk meningkatkan akses dan kualitas pembelajaran secara lebih terbuka dan inovatif.

Anda adalah Pakar Desain Pembelajaran Daring yang diminta oleh Program Studi S1 Teknologi Pendidikan untuk merancang ulang mata kuliah:

“Strategi Inovasi Pembelajaran”

 

Mata kuliah ini akan diselenggarakan secara daring penuh (full online) dan diharapkan menjadi contoh praktik pembelajaran daring yang interaktif, kolaboratif, dan inovatif.

 

 

Tugas Anda:

1.  Merancang Model Pembelajaran Daring yang Human-Centered

a)   Rumuskan tujuan pembelajaran program (tujuan utama) Tujuan harus:

a.       Mengatasi tekanan psikologis siswa dalam pembelajaran daring,

b.      Meningkatkan interaksi antara guru dan siswa,

c.       Mengembangkan keterlibatan aktif siswa dalam kelas virtual.

b)  Rancang satu model pembelajaran daring berbasis interaksi sosial dan kolaboratif


Uraikan:

a.       Nama model pembelajaran

b.      Elemen-elemen utama model (mis. peer mentoring, sesi refleksi sosial, kolaborasi proyek daring)

c.       Alur pelaksanaan (langkah demi langkah)

d.      Peran siswa dan guru dalam model ini

e.       Cara model ini membantu mengurangi stres dan meningkatkan engagement siswa

 

2.      Integrasi Media dan Teknologi

 

a)      Pilih platform digital yang akan digunakan sebagai LMS

Jelaskan bagaimana fitur-fitur spesifik dari platform ini mendukung:

·         Interaksi mahasiswa yang lebih bermakna

·         Keterlibatan kolaboratif

·         Umpan balik sosial dan dukungan emosional

 

b)      Pilih minimal satu OER yang relevan untuk mata kuliah. Jelaskan:

·         Sumber OER

·         Jenis lisensinya

·         Bagaimana prinsip 4R diterapkan:

o   Reuse

o   Revise

o   Remix

o   Redistribute

c. Jelaskan bagaimana pemanfaatan OER tersebut mencerminkan praktik Open Educational Practice (OEP) dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

3.      Asesmen dan Umpan Balik

a)   Rancang dua jenis penilaian yang sesuai dengan model pembelajaran daring Anda: Asesmen formatif yang menekankan kolaborasi dan refleksi

Asesmen sumatif berbasis produk (mis. presentasi proyek digital)

b)  Jelaskan bagaimana asesmen ini:

a.       Mengukur ketercapaian kompetensi peserta didik

b.      Mendorong identifikasi cepat masalah keterlibatan/pembelajaran

c.       Memberi umpan balik yang mendukung perkembangan pribadi siswa

 

4 Penyusunan Presentasi

a.  Susun jawaban Anda dalam bentuk presentasi (Canva / Google Slides / PowerPoint Powtoon, Microsoft Sway, atau platform lainnya yang Anda kuasai).

b.  Pastikan tautan presentasi dapat diakses publik (Everyone with the link can view).

c.  Sertakan daftar referensi dari sumber yang kredibel.

 

 

 

Aspek/Kriteria yang Dinilai

Skor

Mencantumkan referensi dari sumber yang kredibel.

10


Menggunakan format presentasi daring dan mengumpulkan tautan pada format jawaban tugas. Pastikan tautan bisa dibuka oleh tutor dengan pengaturan

share: Everyone with the link can view.

 

15

Merancang pembelajaran berbasis human-centered daring secara rinci, mencakup tujuan pembelajaran, tahapan, dan kaitannya untuk mencapai pembelajaran interaktif,

kolaboratif, dan inovatif.

 

25

Mengintegrasikan minimal satu Open Educational

Resource (OER) dan OEP (Open Educational Practice) yang relevan dalam desain pembelajaran.

15

Memilih dan menjelaskan pemanfaatan fitur platform digital/LMS secara strategis untuk mendukung pembelajaran interaktif, kolaboratif, dan inovatif dan

mengukur capaian pembelajaran.

 

20

Merancang dua jenis asesmen yang relevan dengan capaian pembelajaran

15

Total

100

 

Jawaban lengkap wa +62 831-5593-0660

aPilih 1 anak yang Anda amati/kenal (usia bebas). Gunakan nama samaran. Tulis jawaban 1 halaman (naratif, Times New Roman 12, spasi 1,5). Course dashboard 1. Perilaku yang tampak (3 poin): Tuliskan 3 perilaku yang paling sering muncul (baca ciri perilaku anak ADHD di modul). Untuk tiap perilaku, sertakan contoh kejadian konkret. 2. Dampak utama (2 aspek): Jelaskan dampak perilaku tersebut pada: a) Belajar/aktivitas di kelas b) Relasi sosial 3. Pemicu & kondisi yang memperkuat (2 hal): Sebutkan 2 situasi yang menurut Anda membuat perilaku anak makin muncul (contoh: kelas bising). Jelaskan singkat alasannya. 4. Rencana bantuan sederhana (3 langkah): Buat 3 strategi praktis yang bisa dilakukan di rumah/sekolah untuk mengatasi gejala ADHD yang muncul

Jawaban lengkap wa +62 831-5593-0660

aTUGAS TUTORIAL 2

EMBS4450 / UKT / 6 SKS

PROGRAM STUDI MANAJEMEN

PERIODE 2026.1

 

 

Soal 1 Manajemen Sumber Daya Manusia

https://drive.google.com/file/d/1DE_aWT-kqNZNxFZNcwqFOQh7aQpyV66H/view?usp=drive_link

Artikel berjudul “Urgensi Analisis Jabatan dan Desain Pekerjaan” membahas pentingnya analisis jabatan dan desain pekerjaan dalam perencanaan manajemen sumber daya manusia. Artikel ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji berbagai penelitian terdahulu yang relevan untuk menunjukkan bahwa analisis jabatan dan desain pekerjaan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, kompetensi organisasi, keterlibatan kerja (work engagement), kualitas sumber daya manusia, serta keberlanjutan organisasi. Hasil kajian menegaskan bahwa analisis jabatan berfungsi sebagai dasar penentuan tugas, tanggung jawab, spesifikasi jabatan, dan kebutuhan SDM, sedangkan desain pekerjaan berperan dalam menciptakan kondisi kerja yang efektif, motivatif, dan produktif. Dengan demikian, artikel ini menekankan bahwa perencanaan analisis jabatan dan desain pekerjaan yang terstruktur merupakan elemen strategis untuk mendukung pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan berkelanjutan.

  1. Jelaskan mengapa analisis jabatan dianggap sebagai elemen yang sangat penting dalam perencanaan manajemen sumber daya manusia, serta bagaimana dampaknya terhadap kinerja karyawan dan kompetensi organisasi ?
  2. Uraikan peran desain pekerjaan dalam meningkatkan kinerja, keterlibatan kerja (work engagement), dan kualitas sumber daya manusia dalam organisasi.
  3. Bagaimana hubungan antara analisis jabatan dan desain pekerjaan dalam mendukung perencanaan sumber daya manusia baik untuk kebutuhan saat ini maupun masa depan organisasi?
  4. Apa implikasi yang dapat terjadi apabila organisasi tidak melakukan analisis jabatan dan desain pekerjaan secara sistematis, serta bagaimana hal tersebut dapat memengaruhi pencapaian tujuan organisasi?


Selamat Mengerjakan

 

Jawaban lengkap wa +62 831-5593-0660

aTUGAS TUTORIAL SESI 2

EMBS4323/ PEMASARAN STRATEGIK / 3 SKS

PROGRAM STUDI MANAJEMEN

PERIODE 2026.1

 

Nama Penulis

:

Cynthia Ayu Manggarani, S.E., M.Sc.

Nama Penelaah

:

Dr. E. Andriyansah, S.E., M.M.

Status Pengembangan

:

Baru

Tahun Pengembangan

:

2026

 

Di Indonesia, industri kopi modern didominasi oleh Kopi Kenangan sebagai salah satu pemain terbesar dengan jaringan outlet luas dan pendanaan besar, sementara Janji Jiwa menjadi pesaing utama dengan ekspansi agresif di segmen grab-and-go coffee. Kedua merek ini bersaing ketat melalui strategi harga, inovasi menu, serta penetrasi distribusi yang luas.

Dengan dominasi dua merek besar ini, barrier to entry menjadi tinggi bagi pendatang baru karena diperlukan modal besar, kekuatan branding, serta jaringan distribusi yang kuat untuk bersaing dalam industri kopi modern.

Janji Jiwa menerapkan strategi cost leadership untuk bersaing dengan Kopi Kenangan, dengan menawarkan harga yang relatif lebih terjangkau guna menarik konsumen yang sensitif terhadap harga, terutama mahasiswa dan pekerja muda. Melalui promo bundling seperti beli 2 lebih hemat atau diskon aplikasi, Janji Jiwa mampu mendorong pembelian berulang.

Penyesuaian harga juga dilakukan melalui berbagai kanal distribusi, dengan promo khusus di aplikasi delivery dan diskon di marketplace digital. Janji Jiwa menonjolkan konsep value for money dengan ukuran cup yang cukup besar dan rasa kopi yang konsisten, menciptakan persepsi kualitas yang sepadan dengan harga.

Untuk memperluas pangsa pasar, Janji Jiwa menawarkan varian rasa unik seperti kopi pandan, brown sugar series, dan seasonal menu dengan harga kompetitif dibandingkan menu premium Kopi Kenangan.

Janji Jiwa agresif menerapkan push strategy, dengan fokus pada penetrasi pasar melalui ekspansi outlet cepat dan kerja sama dengan platform delivery. Promo harga, cashback, dan insentif bagi mitra franchise memperkuat distribusi produknya agar mudah dijangkau konsumen.

Di sisi lain, Kopi Kenangan lebih dominan menggunakan pull strategy, dengan kekuatan merek dan loyalitas pelanggan yang tinggi. Kampanye digital, influencer marketing, dan storytelling merek membuat konsumen secara aktif mencari produknya.

Saat ini, Janji Jiwa berada pada tahap maturity (kedewasaan) dalam siklus hidup produknya. Survei tahun 2025 menunjukkan bahwa tingkat awareness mencapai lebih dari 60 persen di kalangan Gen Z dan milenial, namun pertumbuhan penjualan mulai melambat karena pasar mulai jenuh dan persaingan semakin ketat.

Untuk mempertahankan daya saing, Janji Jiwa aktif meluncurkan varian baru seperti menu seasonal dan inovasi non-coffee beverage guna menjaga minat konsumen.

Pertanyaan:

  1. Jelaskan bentuk pasar (market structure) dalam industri kopi modern di Indonesia berdasarkan kasus Kopi Kenangan dan Janji Jiwa!
  2. Jelaskan yang dimaksud dengan product bundling pricing dan bagaimana Janji Jiwa menerapkannya dalam strategi pemasarannya!
  3. Jelaskan perbedaan utama antara push strategy dan pull strategy serta bagaimana Janji Jiwa dan Kopi Kenangan masing-masing mengefektifkan strategi tersebut dalam persaingan industri kopi modern!
  4. Jelaskan tahap kedewasaan (maturity) yang dialami Janji Jiwa pada tahun 2025 dan implikasinya terhadap strategi pemasaran perusahaan!

 

Jawaban lengkap wa +62 831-5593-0660

aPENGANTAR TUGAS TUTORIAL

 

Tugas 2 terdiri atas 1 pertanyaan dan 1 penugasan yang ditujukan untuk mengukur pemahaman mahasiswa mengenai materi tuton yang telah dipelajari pada Modul 4 dan 5. 

Kerjakanlah seluruh tugas secara lengkap karena masing-masing komponen memiliki skor tersendiri. Tugas disusun dalam format kertas ukuran A4, spasi 1,5 dan diupload dalam bentuk file PDF. Anda dapat menambahkan penjelasan dari berbagai sumber di luar BMP untuk mendapatkan penilaian yang optimal atas jawaban Anda. Jangan lupa untuk menyertakan sumber referensi yang digunakan. Pastikan pula bahwa Anda mengerjakan tugas secara pribadi dan tidak melakukan plagiasi. Setiap plagiasi akan menggugurkan nilai Anda dan Anda akan dianggap tidak menyerahkan tugas. Terima kasih dan selamat mengerjakan.


PERTANYAAN 


Salah satu kunci keberhasilan wirasuaha adalah mampu menangkap peluang, menciptakan ide-ide inovatif yang  dapat diterima oleh pasar. Untuk itu Anda dapat menerapkan “MODEL ESIGN THINKING”.

Jika Anda adalah seorang wirausaha yang  berencana membuka suatu usaha (deskripsikan usahanya), jelaskan bagaimana penerapan tahapan dalam design thinking yang tepat untuk mendukung pembukaan usaha Anda.

Susunlah penjelasan Anda berdasarkan materi yang telah dibahas di BMP Modul 4 dan ditambahkan dengan sumber referensi lain baik buku, liputan media cetak/digital, jurnal, dan lain-lain. Sampaikan jawaban Anda dalam ulasan 500 hingga 600 kata. Anda dapat menambahkan ilustrasi berupa foto atau gambar untuk mendukung penjelasan Anda.


PENUGASAN

Berdasarkan peluang usaha yang telah Anda identifikasi pada soal 1, lakukan analisis terhadap usaha tersebut terkait dengan segmen pasar dan target pasar yang dapat dilayani usaha tersebut. Susunlah sebuah VALUE PROPOSITION CANVAS dari ide usaha tersebut.  Jawaban disusun dalam bentuk ulasan yang terdiri atas 250 hingga 350 kata dan satu gambar value proposition canvas.

Jawaban lengkap wa +62 831-5593-0660

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kumpulan Jawaban Tugas dan Diskusi UT terbaru"

Posting Komentar