jawaban soal-soal universitas terbuka

   Jawaban lengkap wa +62 831-5593-0660

Seorang investor sedang menyusun portofolio investasi yang terdiri dari
dua saham, yaitu saham A dan saham B. Investor tersebut mengalokasikan
sebagian dananya ke masing-masing saham dengan proporsi yang berbeda.
Saham A diperkirakan memberikan return ekspektasian sebesar 9% dengan
bobot investasi 40%, sedangkan saham B diperkirakan memberikan return
ekspektasian sebesar 12% dengan bobot investasi 60%.
Diminta:
Berdasarkan informasi tersebut, hitunglah return ekspektasian portofolio
investor tersebut.

  Jawaban lengkap wa +62 831-5593-0660

Buat jawaban menggunakan kalimat dari pemikiran dan pemahaman Anda sendiri berdasarkan BMP, buku teks, dan/atau sumber lain! Tuliskan sumber referensi dari modul/sumber tepercaya dan hindari segala bentuk plagiasi. Kerjakan soal ini di Word dan unggah dalam bentuk PDF yang telah disertai identitas lengkap Anda!

Soal:

Dalam komunikasi persuasi, kredibilitas sumber menjadi salah satu aspek yang penting untuk diperhatikan. Silakan Anda jelaskan apa itu kredibilitas sumber, disertai dengan komponen kredibilitas sumber berdasarkan Hovland, Janis, dan Kelly (1953)!
Berikan contoh konkret atas komponen tersebut!

  Jawaban lengkap wa +62 831-5593-0660

1. Pada tugas ini, Saudara akan melanjutkan tahapan praktik beracara dengan menyusun surat gugatan berdasarkan kasus “Tembok Pembawa Sengketa” yang telah dipelajari sebelumnya. Dalam tugas ini, Saudara berperan sebagai kuasa hukum dari pihak Penggugat, yaitu pihak yang merasa dirugikan akibat pembangunan tembok oleh tetangganya yang menutup ventilasi rumahnya. Sebagai kuasa hukum Penggugat, Saudara diminta untuk menyusun surat gugatan yang akan diajukan ke Pengadilan Negeri. 2. Sebagai kuasa hukum Tergugat, tugas Saudara adalah menyusun jawaban gugatan terhadap dalil-dalil yang diajukan oleh Penggugat..

TEMBOK PEMBAWA SENGKETA

Rahmat Hidayat adalah seorang pegawai swasta yang tinggal bersama keluarganya di sebuah rumah sederhana di Kota Makassar. Rumah tersebut telah ia tempati selama lebih dari delapan tahun. Di bagian samping rumahnya terdapat beberapa jendela dan ventilasi udara yang menghadap langsung ke halaman kosong milik tetangganya.

Selama bertahun-tahun, ventilasi tersebut berfungsi sebagai sumber utama sirkulasi udara dan cahaya alami bagi ruang keluarga dan kamar tidur di rumah Rahmat. Hal tersebut membuat rumah Rahmat tetap terasa sejuk dan terang meskipun tidak selalu menggunakan pendingin udara atau lampu pada siang hari.

Pada tahun 2024, tanah kosong yang berada tepat di sebelah rumah Rahmat dibeli oleh seorang pengusaha bernama Joko Saputra. Setelah membeli tanah tersebut, Joko berencana membangun sebuah rumah dua lantai untuk tempat tinggal keluarganya.

Pada awalnya Rahmat tidak mempermasalahkan rencana pembangunan tersebut. Namun beberapa minggu setelah pembangunan dimulai, Rahmat melihat bahwa para pekerja yang dipekerjakan oleh Joko mulai membangun sebuah tembok tinggi tepat di batas tanah yang berbatasan langsung dengan rumahnya.

Tembok tersebut dibangun dengan tinggi sekitar empat meter dan posisinya sangat dekat dengan dinding rumah Rahmat, tepat di depan ventilasi dan jendela yang selama ini menjadi sumber udara dan cahaya bagi rumahnya.

Setelah tembok tersebut selesai dibangun, ventilasi dan jendela di rumah Rahmat menjadi tertutup sepenuhnya oleh tembok tersebut. Akibatnya, sirkulasi udara di dalam rumah Rahmat menjadi sangat buruk dan ruangan di dalam rumah menjadi gelap serta pengap.

Rahmat kemudian mendatangi Joko untuk menyampaikan keberatannya. Ia menjelaskan bahwa tembok yang dibangun tersebut telah menutup ventilasi rumahnya dan membuat kondisi rumahnya menjadi tidak nyaman untuk ditinggali. Rahmat meminta agar Joko mempertimbangkan untuk menurunkan tinggi tembok atau memberikan jarak tertentu agar ventilasi rumahnya tetap dapat berfungsi.

Namun Joko menolak permintaan tersebut. Ia berpendapat bahwa tembok tersebut dibangun sepenuhnya di atas tanah miliknya sendiri sehingga ia merasa memiliki hak untuk membangun sesuai dengan keinginannya.

Sejak tembok tersebut berdiri, keluarga Rahmat mulai merasakan dampak yang cukup serius. Rumah mereka menjadi lembap dan kurang mendapatkan cahaya matahari. Bahkan salah satu anak Rahmat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan mulai sering mengalami gangguan kesehatan akibat buruknya sirkulasi udara di dalam rumah.

Rahmat kembali mencoba menyelesaikan masalah tersebut secara baik-baik dengan meminta Joko untuk mencari solusi bersama. Namun upaya tersebut tidak berhasil karena Joko tetap bersikeras bahwa pembangunan tembok tersebut merupakan haknya sebagai pemilik tanah.

Merasa dirugikan dengan tindakan tersebut, Rahmat akhirnya mengirimkan surat peringatan kepada Joko agar mempertimbangkan kembali pembangunan tembok tersebut. Akan tetapi, surat tersebut tidak mendapatkan tanggapan.

Karena tidak ada penyelesaian secara musyawarah, Rahmat kemudian mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Makassar. Rahmat berpendapat bahwa tindakan Joko yang membangun tembok sehingga menutup ventilasi rumahnya merupakan perbuatan melawan hukum karena telah merugikan dirinya dan keluarganya.

Dalam gugatannya, Rahmat meminta agar pengadilan menyatakan bahwa tindakan Joko merupakan perbuatan melawan hukum, memerintahkan Joko untuk membongkar atau menurunkan sebagian tembok yang menutup ventilasi rumahnya, serta membayar ganti rugi atas kerugian yang dialaminya.

Di sisi lain, Joko tetap berpendapat bahwa ia tidak melakukan perbuatan melawan hukum karena tembok tersebut dibangun di atas tanah miliknya sendiri dan tidak melanggar batas kepemilikan tanah.

Perselisihan antara Rahmat dan Joko tersebut akhirnya harus diselesaikan melalui proses persidangan di Pengadilan Negeri Makassar.

 

  Jawaban lengkap wa +62 831-5593-0660

Halo rekan-rekan mahasiswa peserta tuton, dalam sesi tuton kali ini kita membahas mengenai tujuan komunikasi persuasif. Tiga tujuan dari komunikasi persuasif adalah membentuk tanggapan, penguatan tanggapan dan pengubahan tanggapan. Silakan jelaskan tujuan komunikasi persuasif penguatan tanggapan (reinforcing response) dan berikan contoh komunikasi persuasif penguatan tanggapan yang pernah Anda lihat!

Dalam berdiskusi perhatikan ketentuan berikut ini:

  1. Dilarang plagiasi dengan mengcopy pendapat teman lain dan mengutip dari suatu sumber tanpa mencantumkan sumber kutipan;
  2. jika mengutip dari sumber kutipan, ambil seperlunya saja materi yang sesuai dengan topik diskusi, kemudian lengkapi dengan pedapat/kupasan Anda yang mengkaitkan materi dari sumber kutipan tersebut dengan topik diskusi;
  3. pastikan bahwa Anda tidak hanya copy-paste jawaban dari sumber referensi. Jangan lupa melakukan parafrase;
  4. dalam menyampaikan pendapat, maksimal kata yang digunakan sebanyak 250 kata. nilai baik dalam diskusi bukan ditentukan oleh banyaknya tulisan yang Anda sampaikan tetapi kesesuaian pendapat yang Anda sampaikan dengan topik diskusi, serta keorisinalan pendapat Anda;
  5. hindari pengguanaan kalimat " saya setuju dengan pendapat saudara ..." tanpa dilengkapi dengan penjelasan mengapa setuju dengan pendapat tersebut.
  6. sampaikan pendapat/ide/gagasan Anda langsung di halaman diskusi, tidak dilampirkan dalam file tersendiri, karena tujuan dari diskusi adalah agar peserta tuton berbagi ide, pengalaman, pengetahuan terkait topik diskusi, bukan hanya sekedar untuk dinilai tutor

  Jawaban lengkap wa +62 831-5593-0660

Angka Pernikahan Terus Menurun, Ini Pemicu dan Dampaknya

F. Hardiman – IndonesiaSatu.co, 6 Maret 2026

Angka pernikahan di Indonesia dilaporkan terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena ini menjadi perhatian para akademisi karena dapat memengaruhi dinamika keluarga dan struktur demografi masyarakat.

Peneliti dan dosen Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen (IKK), Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Risda Rizkillah, menjelaskan bahwa pernikahan bagi generasi muda saat ini tidak lagi dipandang sebagai simbol prestise atau status sosial. Banyak anak muda memilih menunda pernikahan untuk mengejar pendidikan, membangun karier, serta mengembangkan diri.

Selain faktor tersebut, terdapat beberapa penyebab lain yang turut memengaruhi penurunan angka pernikahan, antara lain ketidakstabilan ekonomi, tingginya biaya hidup, serta perubahan norma sosial di masyarakat. Masa pendidikan yang semakin panjang dan orientasi kuat pada pencapaian karier juga membuat banyak individu menunda membentuk keluarga.

Perubahan nilai sosial juga terlihat dari munculnya fenomena seperti normalisasi hubungan tanpa pernikahan, pengaruh narasi di media sosial yang menggambarkan pernikahan sebagai sesuatu yang menakutkan, serta gaya hidup modern yang menekankan kebebasan individu dan pencarian pengalaman pribadi.

Menurut Risda, perkembangan teknologi dan tren digital dating juga memunculkan fenomena paradox of choice, yaitu kondisi ketika seseorang memiliki terlalu banyak pilihan pasangan sehingga justru menjadi lebih sulit untuk berkomitmen dalam hubungan jangka panjang.

Penurunan angka pernikahan ini dikhawatirkan dapat berdampak pada struktur demografi dalam jangka panjang, seperti menurunnya angka kelahiran serta meningkatnya potensi kesepian atau isolasi sosial pada usia lanjut.

Untuk mengatasi fenomena tersebut, diperlukan upaya bersama melalui pendidikan keluarga, kebijakan publik yang ramah keluarga, serta peningkatan kesejahteraan generasi muda agar mereka memiliki kesiapan yang lebih baik dalam membangun kehidupan keluarga.

(Artikel lengkap dapat dibaca pada sumber: IndonesiaSatu.co, 6 Maret 2026)

Pertanyaan Diskusi

Artikel di atas menjelaskan bahwa semakin banyak generasi muda memilih menunda pernikahan karena alasan pendidikan, karier, dan kondisi ekonomi.

Menurut Anda, apakah tren menunda pernikahan tersebut merupakan hal yang wajar dalam kehidupan masyarakat saat ini?

Silakan pilih salah satu pendapat berikut:

Setuju, bahwa menunda pernikahan merupakan hal yang wajar karena generasi muda ingin mempersiapkan kehidupan keluarga dengan lebih matang.

Tidak setuju, karena menunda pernikahan dapat memengaruhi pembentukan keluarga dan siklus kehidupan keluarga di masyarakat.

Dalam jawaban Anda, jelaskan hal berikut:

Alasan Anda dengan mengaitkannya pada konsep pembentukan keluarga atau siklus hidup keluarga yang dipelajari pada materi sesi ini.

Satu contoh pengamatan di lingkungan sekitar Anda terkait fenomena menunda pernikahan.

Tuliskan jawaban dengan bahasa Anda sendiri serta dapat merujuk pada BMP Sosiologi Keluarga atau materi inisiasi sesi 4.

Forum diskusi ini berlangsung selama 1 minggu, sehingga Anda juga dapat menanggapi pendapat rekan mahasiswa lainnya.

  Jawaban lengkap wa +62 831-5593-0660

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "jawaban soal-soal universitas terbuka"

Posting Komentar